ISPU di Muaro Jambi Memburuk, Warga Diminta Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi – Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi kembali memburuk. Setelah sempat menunjukkan penurunan, konsentrasi partikulat halus PM2,5 kembali melonjak hingga 168 pada Minggu, 23 Agustus 2026 sore.

Angka tersebut menempatkan kualitas udara Muaro Jambi dalam kategori tidak sehat. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa tekanan polusi udara di wilayah tersebut belum benar-benar mereda.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi, Andi, mengatakan berdasarkan pemantauan pada pukul 16.00 WIB, angka ISPU PM2,5 berada di level 168.

Baca Juga :  Kabar Baik! Udara Kota Jambi Membaik, ISPU Turun Signifikan ke 96

“Sekarang pukul 16.00 WIB, PM2,5 berada di angka 168,” kata Andi, Minggu (23/8) sore.

Kenaikan tersebut cukup signifikan. Sebelumnya, angka ISPU sempat turun ke 117. Namun, angka tersebut pun masih tergolong tidak sehat.

“Kemarin sempat turun di angka 117. Tetapi masih dalam kategori tidak sehat. Sekarang kembali meningkat menjadi 168,” katanya.

Fluktuasi ini menunjukkan kualitas udara di Muaro Jambi masih belum stabil. Penurunan angka ISPU sebelumnya belum dapat dijadikan indikator bahwa kondisi udara telah kembali normal.

Baca Juga :  BBS Tegaskan Sanksi Bagi Yang Menanam di Lahan Bekas Karhutla Sebelum Dua Tahun

DLH Muaro Jambi pun masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara. Masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi tersebut dan terus mengikuti informasi terbaru mengenai ISPU.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan ISPU. Masyarakat juga kami minta mengikuti update informasi kualitas udara dan menjaga kesehatan,”kata Andi.

Dengan PM2,5 yang kembali menembus angka 168, kondisi udara Muaro Jambi patut menjadi perhatian serius. Perubahan angka ISPU yang cepat menunjukkan ancaman polusi belum sepenuhnya berlalu.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB