Bencana Asap Berulang, WALHI: Safe House Solusi Mendesak untuk Kelompok Rentan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mendesak pemerintah daerah segera menyiapkan rumah aman atau safe house bagi anak-anak dan kelompok rentan yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Jambi saat ini masih menimbulkan dampak terhadap masyarakat, terutama kesehatan akibat asap yang ditimbulkan.

Manager Advokasi WALHI Jambi, Ginda Harahap mengatakan berdasarkan pemantauan WALHI, masih terdapat sejumlah wilayah yang lahannya mengalami kebakaran.

Baca Juga :  Selesaikan Perkara Tanpa Sidang, Kejati Jambi Setujui Penghentian Penuntutan Melalui Keadilan Restoratif

“Kondisi ini tentunya membutuhkan langkah cepat dari pemerintah untuk melindungi masyarakat yang rentan terpapar asap karhutla,”ujar Ginda pasa Rabu, (26/8/2026).

WALHI Jambi menilai pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah perlindungan bagi masyarakat yang terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Menurut Ginda, keberadaan rumah aman dapat menjadi tempat sementara bagi masyarakat untuk menghindari paparan asap ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla.

Baca Juga :  Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla di Jambi, Danrem Cek Kesiapan Posko Udara

“Penyediaan rumah aman atau safe house ini menjadi salah satu langkah darurat selama kondisi kabut asap akibat karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Jambi,” katanya.

WALHI berharap pemerintah daerah segera merealisasikan langkah tersebut, bersamaan dengan upaya penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB