177 Kali Water Bombing, 576 Ribu Liter Air Dikerahkan Padamkan Empat Titik Api

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi – Api karhutla di Jambi diburu dari udara. Polda Jambi mengerahkan empat helikopter untuk melakukan water bombing setelah patroli udara mendeteksi empat titik fire spot di Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur, Jumat (28/8/2026).

Dalam operasi tersebut, empat helikopter melakukan 177 kali water bombing dengan total sekitar 576.000 liter air. Pemadaman dilakukan untuk menekan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Patroli udara dilakukan Subsatgas Udara Satgas Karhutla Provinsi Jambi menggunakan Helikopter Bell 505 PK-ELS. Penyisiran mencakup sejumlah kawasan yang dinilai rawan karhutla.

Empat titik fire spot ditemukan di Sungai Gelam dan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, serta Muara Sabak Barat dan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Baca Juga :  Kejati Jambi Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Jelang 2 September

Temuan dari udara langsung dikoordinasikan dengan tim darat. Helikopter water bombing milik TNI AU dan BNPB kemudian dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Upaya penanganan juga diperluas melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pesawat PK-ALA digunakan untuk mendukung operasi di wilayah Sarolangun dan Merangin. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari deteksi dini hingga pemadaman.

“Polda Jambi bersama TNI, BNPB, BMKG, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan patroli udara, deteksi dini, water bombing dan operasi modifikasi cuaca,” ujar Erlan.

Baca Juga :  Selesaikan Perkara Tanpa Sidang, Kejati Jambi Setujui Penghentian Penuntutan Melalui Keadilan Restoratif

Menurutnya, patroli udara menjadi salah satu instrumen penting untuk mendeteksi titik api sedini mungkin. Setiap temuan kemudian diteruskan kepada tim di darat untuk menentukan langkah penanganan. Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melapor apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran. Operasi udara, pemantauan kawasan rawan, pemadaman, serta koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk menekan ancaman karhutla di Jambi.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB