Belum Optimal? Volume Sampah TPA Talang Gulo Masih Tinggi Walau Ada Program OPBM

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 08:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA JAMBI – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kota Jambi, masih tergolong tinggi. Setiap harinya, sekitar 450 hingga 500 ton sampah diangkut menuju lokasi tersebut.

Angka itu belum menunjukkan perubahan signifikan meski program Operasi Penanganan dan Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM) telah berjalan selama beberapa bulan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar mengatakan jumlah sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo saat ini relatif sama dengan kondisi sebelum program OPBM diterapkan.

“Pelaksanaan OPBM yang berjalan, sampah yang masuk ke TPA sama sebelum OPBM berlaku,” ujarnya Minggu (27/9/2026).

Menurut Mahruzar, kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan OPBM sejauh ini belum menimbulkan perubahan berarti terhadap pola pembuangan sampah masyarakat. Artinya, tidak terlihat peningkatan signifikan sampah yang beralih ke lokasi-lokasi pembuangan ilegal di luar pemantauan petugas.

Baca Juga :  Respon Positif Pedagang Talang Banjar Aksi Bagi-Bagi Masker dan Vitamin Gratis ADYA Group

Tingginya volume sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo tidak terlepas dari jumlah penduduk Kota Jambi yang mencapai sekitar 650 ribu jiwa. Aktivitas rumah tangga maupun kegiatan masyarakat setiap hari menghasilkan sampah dalam jumlah besar yang kemudian harus diangkut dan dikelola.

Mahruzar menyebut, sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo juga didominasi sampah organik. Sampah tersebut sebagian besar berasal dari aktivitas rumah tangga dan berbagai kegiatan masyarakat.

Di tengah tingginya volume sampah tersebut, DLH Kota Jambi terus melakukan pemantauan terhadap kondisi persampahan di sejumlah wilayah. Program OPBM juga tetap dijalankan untuk memperkuat pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat sejak dari lingkungan permukiman.

Baca Juga :  Verifikasi Dokumen Calon PPIH Kesehatan Kloter, Kemenhaj Pastikan Berjalan Transparan dan Akuntabel

Pengelolaan dari tingkat masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi persoalan sampah, terutama untuk mencegah munculnya titik-titik pembuangan ilegal sekaligus mengurangi beban sampah yang berakhir di TPA.

Dengan volume yang mencapai hampir 500 ton setiap hari, pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Jambi. Keberhasilan pengurangan sampah tidak hanya bergantung pada kapasitas TPA, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat dalam memilah, mengurangi dan membuang sampah pada tempat yang semestinya.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB