Waspada! ISPU Muaro Jambi Tembus 303, Udara Kategori Berbahaya bagi Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi – Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi kembali mengkhawatirkan. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menembus 303 pada Rabu (26/8/26), menempatkan wilayah tersebut dalam kategori berbahaya.

Yang membuat kondisi ini semakin serius, angka tersebut bukan baru muncul pada siang hari. Berdasarkan pemantauan, ISPU Muaro Jambi sudah berada di level berbahaya sejak sekitar pukul 03.00 WIB dan terus bertahan hingga siang.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi, Refiandi, membenarkan kondisi tersebut.

Baca Juga :  Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

“Saat ini ISPU Muaro Jambi berada di angka 303, kualitas udara kategori bahaya,”ujar Refiandi.

Menurutnya, angka 303 menunjukkan kondisi pencemaran udara yang membutuhkan perhatian serius. Status berbahaya menandakan kualitas udara telah berada pada tingkat yang tidak bisa lagi dianggap sepele.

“Kategori berbahaya, nilai ISPU mulai jam 03.00 WIB sampai saat ini,”tegasnya.

Baca Juga :  Tidak Ada Lagi Kuota Daerah, Penyeleksian Petugas Haji Arab Saudi Gunakan Sistem Nasional

Kondisi tersebut menjadi peringatan keras bagi masyarakat Muaro Jambi. Udara yang sejak dini hari berada di level berbahaya menunjukkan pencemaran tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi bertahan selama berjam-jam.

Dengan ISPU yang masih berada di angka 303, kondisi kualitas udara Muaro Jambi patut terus dipantau. Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama bila kualitas udara memburuk atau muncul gangguan kesehatan akibat paparan polusi.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB