Kabut Asap Makin Parah, Pemkab Muaro Jambi Kembali Berlakukan Sekolah Daring 3 Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 15:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi – Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi kembali mengkhawatirkan. Indeks kualitas udara menunjukkan angka 172 hingga 249 PM2,5, yang masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengambil langkah tegas. Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menginstruksikan seluruh sekolah jenjang TK, PAUD, SD, dan SMP menghentikan sementara pembelajaran tatap muka. Kebijakan belajar dari rumah itu berlaku selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 7–9 September 2026.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak kita menjadi prioritas. Ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, pembelajaran daring adalah langkah pencegahan yang paling rasional untuk sementara waktu,” tegas Bambang Bayu Suseno.

Meski siswa tidak datang ke sekolah, kegiatan pendidikan tetap berjalan. Para guru dan tenaga pendidik tetap diwajibkan menjalankan tugas dari sekolah masing-masing dengan memanfaatkan berbagai platform pembelajaran daring yang tersedia. Guru juga diminta tetap menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap dampak buruk kualitas udara.

Baca Juga :  Presiden (Juga) Pendidik

Kepala satuan pendidikan bertanggung jawab memastikan pembelajaran daring berjalan efektif selama kebijakan diberlakukan. Pengawasan menjadi penting agar perubahan metode belajar tidak membuat proses pendidikan terhenti.

Di sisi lain, orang tua dan wali murid diminta ikut mengambil peran. Pemerintah daerah meminta mereka memantau kondisi kesehatan anak serta membatasi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kualitas udara masih berada pada level mengkhawatirkan.

“Untuk sementara, aktivitas di luar rumah yang tidak diperlukan sebaiknya dibatasi,”ujar BBS

Baca Juga :  Pantau Karhutla via Patroli Udara, Gubernur: Tanjab Timur Masih Terdeteksi Titik Api

Pemkab Muaro Jambi juga membuka koordinasi dengan Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan, pengawas sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta instansi terkait untuk menentukan langkah lanjutan apabila kondisi semakin memburuk.

Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara serta kondisi kesehatan masyarakat.

“Kita tidak ingin mengambil risiko terhadap kesehatan peserta didik. Pembelajaran tetap harus berlangsung, tetapi keselamatan warga sekolah tidak boleh dikompromikan,”tegasnya.

Dengan kualitas udara yang kembali berada di zona berbahaya bagi kesehatan, pemerintah memilih menggeser ruang belajar dari sekolah ke rumah. Tiga hari ke depan akan menjadi masa evaluasi penting untuk menentukan apakah siswa dapat kembali belajar tatap muka atau kebijakan daring harus diperpanjang.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB