Jambi – Gelombang simpati dan solidaritas terus mengalir untuk lima orang jurnalis yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda. Pengusaha muda Jambi, Ade Erlanda menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan kepedulian para jurnalis di Jambi yang menggelar aksi doa bersama untuk keselamatan para korban.
Kegiatan doa bersama yang diinisiasi oleh berbagai organisasi pers di Jambi tersebut berlangsung khidmat. Para insan pers berkumpul menyalakan lilin dan memanjatkan doa agar proses pencarian dan penyelamatan (search and rescue) berjalan lancar serta seluruh awak media yang hilang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Saya sangat tersentuh dan mengapresiasi tinggi aksi solidaritas yang ditunjukkan oleh rekan-rekan jurnalis di Jambi. Ini bukti nyata kuatnya tali persaudaraan sesama jurnalis, bahwa duka satu insan pers adalah duka seluruh insan pers di Tanah Air,”ujar pria 41 tahun ini.
Ade menekankan bahwa profesi jurnalisme membawa risiko tinggi demi menyampaikan informasi yang akurat kepada publik. Insiden hilang kontak yang dialami lima pewarta saat bertugas di kawasan perairan Selat Sunda menjadi pengingat akan besarnya tantangan dan bahaya yang kerap dihadapi para pekerja media di lapangan.
“Mari kita terus selipkan doa dalam setiap langkah kita, agar tim SAR gabungan yang bekerja keras di Selat Sunda diberikan kemudahan dan keselamatan, serta kelima rekan kita dapat segera berkumpul kembali bersama keluarga dan komunitas pers,”ujar Ade menambahkan.
Aksi doa bersama yang berlangsung di Tugu Pers kawasan Murni, Kota Jambi pada Kamis, (10/9/2026) malam itu diharapkan dapat menyalurkan energi positif dan dukungan moral, baik bagi tim penyelamat yang tengah berjuang di lokasi pencarian maupun bagi keluarga korban yang sedang menanti kepastian.











Komentar