Jambi – Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) mengamankan dua warga yang diduga melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar di kawasan Hutan Konservasi Rimba Hutan Limas, Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Plh Dansatgas Karhutla Jambi yang juga Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin, mengatakan kedua warga tersebut diamankan saat petugas gabungan tengah melakukan pemadaman kebakaran di kawasan konservasi.
Kedua warga yang diamankan masing-masing berinisial T (63) dan AKA (65). Keduanya merupakan warga Kecamatan Batang Asam dan masih memiliki hubungan saudara.
Petugas menemukan keduanya berada di sekitar titik api. Dari pemeriksaan awal, kedua warga tersebut mengaku lahan yang dibabat merupakan milik mereka dan rencananya akan digunakan untuk bercocok tanam.
Namun, lokasi tersebut diketahui berada di kawasan hutan konservasi yang telah dipasangi plang larangan masuk.
“Mereka membantah bahwa sengaja membakar. Namun, lahan tersebut sudah dibabat dan dalam kondisi terbakar, sementara mereka masih berada di lokasi,” kata Brigjen Nyamin.
Keduanya juga mengaku berada di lokasi untuk memasak. Meski demikian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa lahan yang terbakar dan telah dibabat, satu unit sepeda motor, perkakas kebun, serta korek api.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare. Kebakaran sempat berpotensi meluas karena kondisi lahan yang kering. Untuk mempercepat pemadaman, petugas kemudian melakukan water bombing.
Selanjutnya, kedua warga tersebut akan diserahkan kepada penyidik Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Jambi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Brigjen Nyamin mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih kondisi musim kemarau masih berlangsung dan cuaca saat ini cenderung lebih panas.
Ia meminta masyarakat tidak membuat api di lahan yang kondisinya kering karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan yang sulit dikendalikan.
“Kami berharap warga untuk tidak membakar dan tidak membuat api di lahan-lahan yang kondisinya sekarang lagi kering, apalagi dengan sengaja membakar,” pungkasnya.











Komentar