Udara Buruk Mengancam, 3.437 Warga Kota Jambi Terdampak ISPA dalam Dua Pekan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 09:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jambi – Di kurun waktu dua pekan belakangan, Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat sebanyak 3.437 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), akibat kabut asap.

Data tersebut tercatat selama periode 24 Agustus hingga 4 September 2026. Jika dirata-ratakan, terdapat lebih dari 300 kasus ISPA yang ditemukan setiap harinya.

“Iya terjadi peningkatan kasus ISPA di tengah masyarakat sejak munculnya kabut asap di Kota Jambi,” ujar Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian dan Penularan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Jambi, Rini Kartika.

Baca Juga :  Dirlantas Imbau Kendaraan Sudah Dijual Segera Balik Nama

Ia mengatakan peningkatan kasus ISPA di tengah masyarakat terjadi sejak kabut asap muncul. Kasus ISPA ditemukan hampir di seluruh puskesmas di Kota Jambi. Kelompok yang banyak mengalami keluhan tersebut antara lain anak-anak, balita dan lanjut usia (lansia).

Sejumlah warga yang datang ke puskesmas mengeluhkan batuk, pilek hingga sakit tenggorokan. Keluhan tersebut muncul di tengah kondisi kualitas udara Kota Jambi yang sempat memburuk akibat kabut asap karhutla.

Rini mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi buah serta minum air putih.

Baca Juga :  Dandenpom II/2 Jambi Bagikan 1.500 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan

Selain ISPA, Dinas Kesehatan Kota Jambi juga mencatat sejumlah keluhan kesehatan lain yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap, di antaranya radang mata dan diare akut.

Kabut asap yang membawa partikel dari hasil pembakaran dapat mengganggu kesehatan, terutama apabila paparan terjadi dalam waktu lama.

Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB