Jambi – Puluhan insan pers berbagai organisasi wartawan di Jambi menggelar doa bersama untuk keselamatan lima pewarta foto berserta tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda ketika melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Doa bersama ini wujud keprihatinan kita sesama rekan satu profesi, semoga doa kita di jabah sehingga rekan-rekan kita pewarta foto dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Kepala LKBN ANTARA Biro Jambi Siri Antoni di Kota Jambi, Kamis malam.
Menurut dia, aksi solidaritas melalui doa bersama ini merupakan bentuk dukungan moril terhadap jurnalis yang belum ditemukan hingga Kamis (10/9/2026) malam.
Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan telah berjibaku melaksanakan tugas pencarian. Termasuk kepada berbagai unsur yang turut peduli dan mendoakan keselamatan rekan pewarta foto dan kru kapal tersebut.
“Kepada pihak keluarga tetap sabar dan berpikiran positif akan ada keajaiban, semoga penantian tidak sia-sia,”ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris AJI Kota Jambi Rifani Halim menyampaikan keprihatinan dan berharap seluruh jurnalis dan tiga kru yang berada dalam rombongan tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta orang-orang terdekat.
“Malam ini kita berkumpul di Tugu Pers Jambi bukan hanya sebagai sesama jurnalis, tetapi sebagai keluarga besar pers yang turut merasakan kecemasan keluarga dan rekan-rekan mereka,”ujar dia.
Ia menambahkan, sebagai salah satu organisasi pers, AJI Jambi mendukung upaya pencarian yang dilakukan Basarnas bersama seluruh unsur terkait.
“Mari kita bersama-sama mendoakan M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus, Donal, serta seluruh orang dalam rombongan. Semoga mereka semua dapat kembali pulang dengan selamat,”katanya.
Ketua Pengda IJTI Jambi Adrianus Susandra berharap, melalui doa bersama ini seluruh jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak segera ditemukan selamat oleh tim SAR yang telah melakukan pencarian sejak tiga hari pasca dilaporkan hilang kontak.
Tidak hanya itu, IJTI Pengda Jambi mengajak bagi rekan-rekan yang sedang melakukan liputan di lapangan agar tetap waspada dan berhati-hati untuk menjaga keselamatan.
“Karena tidak ada berita seharga nyawa, kita minta rekan-rekan tetap mengedepankan keselamatan saat peliputan lapangan,”katanya.
Dalam doa bersama itu, organisasi yang terlibat antara lain PWI Kota Jambi, AJI Kota Jambi, IJTI Pengda Jambi, JMSI Provinsi Jambi, SMSI Jambi dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Jambi.











Komentar