Jambi – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Satgas Karhutla Provinsi Jambi. Patroli malam kembali membuahkan hasil setelah tim darat mengamankan seorang pria berinisial SG yang diduga membakar lahan di kawasan Simpang Bejo, RT 25, Kecamatan Sungai Gelam.
Wadirkrimsus Polda Jambi, AKBP Agung Basuki mengatakan SG diamankan setelah petugas mendeteksi titik api melalui pemantauan radar satelit. Tim kemudian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Hasil patroli di lapangan dan monitoring radar satelit menemukan salah satu titik api. Saat patroli, anggota tim darat menemukan seorang berinisial SG sedang melakukan pembakaran lahan. Satgas langsung mengamankan orang tersebut beserta barang bukti berupa korek api,”ujar Agung.
Menurutnya, patroli malam kini semakin ditingkatkan karena adanya dugaan modus pembakaran lahan yang dilakukan pada malam hari untuk menghindari pemantauan petugas.
Dari pemeriksaan awal, SG mengaku lahan yang dibakar merupakan miliknya. Lahan tersebut dibakar dengan tujuan membuka area untuk kemudian digunakan sebagai lokasi penanaman.
Beruntung, aksi tersebut berhasil diketahui dengan cepat sehingga api belum sempat meluas. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 600 meter persegi.
“Tim cepat digerakkan sehingga api belum meluas. Luas lahan yang sempat terbakar sekitar 600 meter persegi,”kata Agung.
Agung menambahkan, hingga kini Polda Jambi telah menangani 11 laporan polisi terkait kasus karhutla dengan total 11 orang tersangka.
Ia mengimbau masyarakat segera melaporkan jika menemukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan. Laporan dapat disampaikan kepada Satgas Karhutla, kepolisian, Koramil, maupun Bhabinkamtibmas.
Langkah cepat masyarakat dinilai penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.











Komentar