Sampah Berserakan di Kompek Perkantoran, DLH Muaro Jambi Sentil Kesadaran Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 15:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi – Pemandangan sampah berserakan sempat mewarnai kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Kondisi tersebut tak hanya mengganggu estetika kawasan pemerintahan, tetapi juga kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.

Tumpukan sampah itu akhirnya dibersihkan. Namun, persoalan kebersihan di kawasan tersebut belum berhenti pada kegiatan pengangkutan sampah.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi menyoroti masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah di luar tempat yang telah disediakan.

Padahal, pemerintah daerah telah menyiapkan kontainer sampah untuk memudahkan masyarakat membuang sampah. Kontainer tersebut juga tidak dibiarkan begitu saja, karena secara rutin diangkut menggunakan truk armroll ketika sudah penuh dan secara teknis dapat dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Baling.

Baca Juga :  Menilik Kemeriahan Festival Lopak Sepang: Upaya Muaro Jambi Menyulap Desa Tebat Patah Jadi Desa Wisata

Kepala DLH Kabupaten Muaro Jambi, Medison mengatakan fasilitas tersebut disediakan sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Namun, fasilitas yang tersedia menurutnya harus diikuti kesadaran dan kedisiplinan warga.

“Kami sudah menyediakan kontainer sebagai tempat pembuangan sampah dan pengangkutannya juga dilakukan secara rutin. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan baik dan tidak lagi membuang sampah di sekitar lokasi,” kata Medison, Kamis (24/9).

Baca Juga :  30 Hektare Lahan di Sungai Aur Terbakar, Kepulan Asap disebut Menjalar dari Tanjabtim

Ia meminta masyarakat tidak menjadikan area di sekitar kontainer sebagai tempat pembuangan baru. Sebab, ketika sampah dibuang di luar bak, sampah akan mudah berserakan dan kembali menimbulkan persoalan kebersihan.

“Jangan sampai kontainernya sudah tersedia, tetapi sampah justru dibuang di samping atau di sekitar kontainer. Ini yang perlu menjadi perhatian kita bersama,”tegasnya.

Medison menekankan bahwa menjaga kebersihan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Peran masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan tetap bersih.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat,”ujarnya.

 

Berita Terkait

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat
Jaga Ringan Langkah Jemaah Saat Kemarau, Ade Erlanda Bersama Keluarga Inisiasi Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah
Tabrakan Sigra dan Truk Sawit, Jalur Lintas Timur Sekernan Macet
Menilik Kemeriahan Festival Lopak Sepang: Upaya Muaro Jambi Menyulap Desa Tebat Patah Jadi Desa Wisata
Lima Pimpinan BAZNAS Muaro Jambi segera Dilantik, Sekda: Tunggu SK Bupati
Waspada! Dampak Karhutla dan Kemarau, Kasus ISPA di Muaro Jambi Tembus 2.882
BBS Tegaskan Sanksi Bagi Yang Menanam di Lahan Bekas Karhutla Sebelum Dua Tahun
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Rabu, 30 September 2026 - 14:43 WIB

Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 14:52 WIB

Jaga Ringan Langkah Jemaah Saat Kemarau, Ade Erlanda Bersama Keluarga Inisiasi Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah

Minggu, 27 September 2026 - 18:59 WIB

Tabrakan Sigra dan Truk Sawit, Jalur Lintas Timur Sekernan Macet

Minggu, 27 September 2026 - 12:31 WIB

Menilik Kemeriahan Festival Lopak Sepang: Upaya Muaro Jambi Menyulap Desa Tebat Patah Jadi Desa Wisata

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB