Hujan Turun di Kota Jambi, ISPU di Angka 125: Apakah Udara Sudah Aman Dihirup?

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 14:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jambi – Kendati hujan mengguyur sejumlah wilayah Kota Jambi pada Kamis (24/9/2026) pagi. Namu ln belum membuat kualitas udara membaik. Pantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melalui aplikasi ISPUNet menunjukkan kualitas udara di Kota Jambi masih berada dalam kategori Tidak Sehat hingga Kamis siang.

Data ISPUNet pada Kamis (24/9/2026) pukul 12.00 WIB mencatat, stasiun pemantau Jambi Paal Lima berada pada angka ISPU 125.

Parameter pencemar yang menjadi perhatian utama adalah PM2.5, yakni partikel udara berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Dengan angka tersebut, kualitas udara di wilayah Kota Jambi masuk kategori Tidak Sehat. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara.

Baca Juga :  Asap dan Keadilan

Pada saat pengukuran, kondisi cuaca di sekitar stasiun pemantauan Jambi Paal Lima juga menunjukkan kelembaban yang cukup tinggi.

Kelembaban tercatat mencapai 94,35 persen, tekanan udara 1.012 mBar, sedangkan suhu berada di sekitar 24 derajat Celsius. Kualitas Udara Daerah Sekitar Jambi Kondisi kualitas udara tidak hanya terjadi di Kota Jambi.

Sejumlah daerah di sekitar wilayah tersebut juga mencatat angka ISPU yang berbeda-beda pada waktu yang sama.

Di Kabupaten Muaro Jambi, misalnya, angka ISPU tercatat mencapai 198 dengan parameter kritis PM2.5. Angka tersebut masuk kategori Tidak Sehat.

Baca Juga :  Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sementara itu, Tanjabtim Muara Sabak mencatat ISPU 94 dengan parameter kritis PM2.5 dan berada dalam kategori Sedang.

Kemudian di Kabupaten Tebo, angka ISPU berada di level 68, juga dengan parameter kritis PM2.5 dan masih masuk kategori Sedang.

Data tersebut menunjukkan bahwa meski hujan telah turun di sejumlah wilayah, konsentrasi partikulat PM2.5 masih terpantau di udara.

Masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara kategori Tidak Sehat diimbau tetap memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Berita Terkait

Pemkot Jambi Perpanjang PJJ Semua Jenjang Akibat Buruknya Kualitas Udara
Asap Mengancam Kesehatan, Pemkab Muaro Jambi Ambil Langkah WFH Bagi ASN Hamil
Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pemkot Jambi Perpanjang PJJ Semua Jenjang Akibat Buruknya Kualitas Udara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Asap Mengancam Kesehatan, Pemkab Muaro Jambi Ambil Langkah WFH Bagi ASN Hamil

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB