Kota Jambi – Kendati hujan mengguyur sejumlah wilayah Kota Jambi pada Kamis (24/9/2026) pagi. Namu ln belum membuat kualitas udara membaik. Pantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melalui aplikasi ISPUNet menunjukkan kualitas udara di Kota Jambi masih berada dalam kategori Tidak Sehat hingga Kamis siang.
Data ISPUNet pada Kamis (24/9/2026) pukul 12.00 WIB mencatat, stasiun pemantau Jambi Paal Lima berada pada angka ISPU 125.
Parameter pencemar yang menjadi perhatian utama adalah PM2.5, yakni partikel udara berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Dengan angka tersebut, kualitas udara di wilayah Kota Jambi masuk kategori Tidak Sehat. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara.
Pada saat pengukuran, kondisi cuaca di sekitar stasiun pemantauan Jambi Paal Lima juga menunjukkan kelembaban yang cukup tinggi.
Kelembaban tercatat mencapai 94,35 persen, tekanan udara 1.012 mBar, sedangkan suhu berada di sekitar 24 derajat Celsius. Kualitas Udara Daerah Sekitar Jambi Kondisi kualitas udara tidak hanya terjadi di Kota Jambi.
Sejumlah daerah di sekitar wilayah tersebut juga mencatat angka ISPU yang berbeda-beda pada waktu yang sama.
Di Kabupaten Muaro Jambi, misalnya, angka ISPU tercatat mencapai 198 dengan parameter kritis PM2.5. Angka tersebut masuk kategori Tidak Sehat.
Sementara itu, Tanjabtim Muara Sabak mencatat ISPU 94 dengan parameter kritis PM2.5 dan berada dalam kategori Sedang.
Kemudian di Kabupaten Tebo, angka ISPU berada di level 68, juga dengan parameter kritis PM2.5 dan masih masuk kategori Sedang.
Data tersebut menunjukkan bahwa meski hujan telah turun di sejumlah wilayah, konsentrasi partikulat PM2.5 masih terpantau di udara.
Masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara kategori Tidak Sehat diimbau tetap memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.











Komentar