Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI – Tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT FPIL dan masyarakat melakukan pemadaman kebakaran lahan di RT 06 Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Kebakaran pada Jum’at, (2/10/2026) tersebut diketahui terjadi sekira pukul 08.00 WIB setelah adanya informasi dari masyarakat terkait munculnya titik api baru di wilayah tersebut. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi dan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 08.30 WIB.

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas ±10 hektare dan seluruh area yang terbakar berhasil dilakukan pemadaman. Jenis kebakaran meliputi kebakaran bawah pada lahan gambut serta kebakaran permukaan yang membakar semak belukar, serasah dan pancang.

Dalam proses pemadaman, sebanyak 60 personel dilibatkan, terdiri dari 10 personel Polri, 10 personel TNI, 20 orang RPK PT FPIL dan 20 orang masyarakat.

Baca Juga :  Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat

Tim menggunakan sejumlah sarana pemadaman, di antaranya dua unit mesin air Waterax, tiga unit mesin air Robin, dua pompa portabel serta empat selang dengan panjang masing-masing 30 meter.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan kecepatan dalam pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas.

“Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang turun langsung melakukan pemadaman, mulai dari TNI-Polri, RPK perusahaan hingga masyarakat. Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan respons cepat agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan pemadaman tim menghadapi sejumlah kendala, terutama akses jalan menuju lokasi yang sulit serta keterbatasan sumber air. Pemadaman dihentikan sekitar pukul 16.30 WIB karena bahan bakar mesin pompa air habis dan akan dilanjutkan dengan kegiatan pendinginan pada hari berikutnya.

Baca Juga :  Hujan Turun di Kota Jambi, ISPU di Angka 125: Apakah Udara Sudah Aman Dihirup?

“Status api saat laporan dibuat sudah padam. Namun, pendinginan tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang kembali menyala, khususnya pada lahan gambut,”katanya.

Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan pengecekan lokasi, olah TKP, pemasangan garis polisi, pengamanan barang bukti serta pendataan saksi. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Kebakaran tersebut sempat berdampak terhadap kualitas udara dan mengurangi jarak pandang di sekitar lokasi. Polda Jambi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Yang tidak kalah penting adalah pencegahan. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap kemunculan titik api sehingga dapat ditangani sedini mungkin,”ujar Kabid Humas.

Berita Terkait

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat
Jaga Ringan Langkah Jemaah Saat Kemarau, Ade Erlanda Bersama Keluarga Inisiasi Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah
Krisis Air Bersih di Musim Kemarau Jadi Ladang Cuan bagi Para Penyedia Air
Tabrakan Sigra dan Truk Sawit, Jalur Lintas Timur Sekernan Macet
Menilik Kemeriahan Festival Lopak Sepang: Upaya Muaro Jambi Menyulap Desa Tebat Patah Jadi Desa Wisata
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah

Rabu, 30 September 2026 - 14:43 WIB

Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 14:52 WIB

Jaga Ringan Langkah Jemaah Saat Kemarau, Ade Erlanda Bersama Keluarga Inisiasi Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB