Jaga Ringan Langkah Jemaah Saat Kemarau, Ade Erlanda Bersama Keluarga Inisiasi Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 14:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di sejumlah titik mendapat perhatian serius dari pengusaha Ade Erlanda dan kekuarga. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Ade Erlanda menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah warga dan rumah ibadah di Perumahan Kaisar Residance, Desa Kasang Pudak yang terdampak kekeringan.

​Penyaluran air bersih ini difokuskan ke Langgar guna memastikan kebutuhan sarana ibadah, khususnya untuk bersuci (wudu) dan menjaga kebersihan fasilitas umum, tetap terpenuhi selama kemarau berlangsung.

​Ade Erlanda menyampaikan bahwa aksi tanggap ini dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait berkurangnya pasokan air dari sumur warga maupun fasilitas rumah ibadah setempat.

Baca Juga :  Sambut Haornas 2026, Ini Pesan Kebersamaan dari Ade Erlanda dan Nur Apriyanti

​”Musim kemarau yang cukup panjang tahun ini sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Air adalah kebutuhan dasar, terlebih di rumah ibadah untuk menunjang kekhusyukan umat saat beribadah. Oleh karena itu, kami berinisiatif mendistribusikan air bersih agar kegiatan keagamaan tetap berjalan lancar,”ujar Ade Erlanda, Senin (28/9/2026) malam.

​Pengurus masjid dan warga setempat menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengaku bantuan pasokan air bersih sangat membantu di tengah menurunnya debit air sumur yang kian menipis dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :  Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat

“Sangat membantu, untuk berwudhu warga yang akan melaksanakan sholat berjamaah di langgar kami ini. Karena beberapa pekan ini sumur yang ada sudah tidak cukup stok airnya,”ujar Opung salah seorang marbot langgar yang berada di perumahan tersebut.

​Kegiatan bantuan air bersih ini diharapkan dapat meredam dampak kekeringan sekaligus memantik kepedulian berbagai pihak untuk saling bahu-membahu membatu warga yang terdampak musim kemarau panjang.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB