Pastikan Karhutla Terkendali, Gubernur Al Haris Turun Langsung ke Sarolangun dan Minta Helikopter Waterbombing

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sarolangun – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Selasa (25/08/2026).

Gubernur Jambi ini memastikan proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan maksimal. Ia bahkan ikut turun memadamkan api bersama Bupati Sarolangun, Wakil Bupati Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun, Kapolres Sarolangun, Dandim 042 Sarko dan petugas di lapangan.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan. Kondisi ini menjadi perhatian karena lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut yang berpotensi kembali terbakar jika bara api masih tersisa di dalam tanah.

Di sela-sela penanganan, Al Haris langsung menghubungi Satgas udara untuk meminta dukungan waterbombing. Pesawat tersebut dibutuhkan untuk membantu proses pendinginan di titik-titik yang masih berpotensi memunculkan api.

Baca Juga :  Gubernur Bersama Danrem dan Kapolda Turun Padamkan Karhutla di Tanjab Timur

“Ini api sudah dapat dikendalikan, ini butuh waterbombing untuk pendinginan,”ujar Gubernur Al Haris.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Sejumlah unsur telah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), BPBD, TNI, Polri hingga unsur pemerintah daerah.

“Hari ini kami dengan Bupati Sarolangun, Pak Dandim, Kapolres, Kejari, Ketua DPRD, Kepala BPBD Provinsi Jambi, kami langsung ke lokasi tempat Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun,” kata Al Haris.

Gubernur menjelaskan, kebakaran telah terjadi sejak sehari sebelumnya dan melanda sejumlah lahan masyarakat. Karena berada di kawasan gambut, proses pemadaman tidak bisa dilakukan secara cepat dan membutuhkan pendinginan secara menyeluruh.

“Ini saat ini sedang dilakukan pendinginan. Karena ini lahan gambut sehingga tidak mudah untuk memadamkan apinya. Kita masih butuh waterbombing dan mudah-mudahan segera dipadamkan,”ujarnya.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Al Haris juga meminta seluruh petugas tetap siaga setelah api berhasil dipadamkan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan petugas harus menjadi perhatian selama proses penanganan karhutla.

“Petugas yang di lapangan juga minta diperhatikan makanannya, keselamatan dan kesehatan. Minta pos kesehatan siaga dekat sini,”tegasnya.

Al Haris turut mengajak masyarakat ikut membantu mencegah meluasnya karhutla. Ia berharap dengan kekuatan tim yang solid, api di Lubuk Kepayang dapat segera benar-benar padam dan tidak kembali muncul.

Selain meninjau langsung penanganan karhutla, Al Haris juga memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak kebakaran di sekitar lokasi.

“Kita berharap seluruh masyarakat juga membantu kita. Ada Manggala Agni, juga Masyarakat Peduli Api, lengkap semuanya. Mudah-mudahan dengan tim yang solid ini insyaallah secepat mungkin api bisa dipadamkan,”katanya.

Berita Terkait

Langgar Ketentuan Izin Tinggal, Warga Filipina Dideportasi dari Jambi
Tidak Ada Lagi Kuota Daerah, Penyeleksian Petugas Haji Arab Saudi Gunakan Sistem Nasional
Makin Pekat! Kabut Asap Tebal di Kerinci Membatasi Pandangan Jadi 2,5 Km
Verifikasi Dokumen Calon PPIH Kesehatan Kloter, Kemenhaj Pastikan Berjalan Transparan dan Akuntabel
Gubernur Bersama Danrem dan Kapolda Turun Padamkan Karhutla di Tanjab Timur
Waspada! ISPU Muaro Jambi Tembus 303, Udara Kategori Berbahaya bagi Kesehatan
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:32 WIB

Langgar Ketentuan Izin Tinggal, Warga Filipina Dideportasi dari Jambi

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Tidak Ada Lagi Kuota Daerah, Penyeleksian Petugas Haji Arab Saudi Gunakan Sistem Nasional

Senin, 7 September 2026 - 21:40 WIB

Makin Pekat! Kabut Asap Tebal di Kerinci Membatasi Pandangan Jadi 2,5 Km

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Verifikasi Dokumen Calon PPIH Kesehatan Kloter, Kemenhaj Pastikan Berjalan Transparan dan Akuntabel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Gubernur Bersama Danrem dan Kapolda Turun Padamkan Karhutla di Tanjab Timur

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB