Potensi Awan Hujan Tersedia, BMKG Kebut Operasi Modifikasi Cuaca

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi – Potensi awan hujan yang masih tersedia hingga 2 September 2026 dimanfaatkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mempercepat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi.

Operasi ini dikebut untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama membasahi kawasan gambut yang masih rawan terbakar dan mencegah bara kembali menjadi api.

Staf Perwakilan Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Jaka Anugerah Ivan Davinski mengatakan peluang pembentukan awan hujan di wilayah Jambi masih cukup baik hingga 2 September.

Kondisi tersebut menjadi momentum bagi tim untuk terus melakukan penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl) ke awan potensial guna meningkatkan peluang terjadinya hujan.

Baca Juga :  Menteri Kehutanan Dukung Penambahan Helikopter dan Apresiasi Penanganan Karhutla di Jambi

“OMC diperkirakan masih berjalan hingga awal September karena masih ada potensi awan hujan,”kata Jaka di Posko Udara Karhutla Jambi, Senin (31/8/2026).

Menurut analisis BMKG, kondisi atmosfer mulai berubah setelah 2 September. Pada periode 3–6 September, intensitas awan diperkirakan menurun dengan cuaca yang cenderung cerah hingga cerah berawan. Karena itu, BMKG bersama Satgas Karhutla memaksimalkan pelaksanaan OMC pada 31 Agustus hingga 1 September.

Satgas Karhutla telah melaksanakan dua kali penerbangan OMC. Penerbangan pertama dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB dengan menaburkan sekitar satu ton garam di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dan Kabupaten Tebo. Penerbangan kedua dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB dengan sasaran wilayah Tanjabtim, khususnya kawasan sekitar Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS).

Baca Juga :  Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah

“Kami terus memantau perkembangan cuaca. Jika ada potensi awan hujan, tim langsung bergerak. Kegiatan dimulai sejak pagi hingga pukul 21.00 WIB,”ujar Jaka.

Penyemaian dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer. Ketika awan potensial terdeteksi, pesawat segera diarahkan untuk melakukan penyemaian.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB