Kerinci – Kabut asap yang melanda kabupaten Kerinci beberapa bulan ini membuat angka Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) terus meningkat.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, terdapat 3.571 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang Agustus hingga September 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal mengatakan data tersebut berasal dari seluruh puskesmas di Kabupaten Kerinci.
Menurut Hermendizal, sebagian besar pasien masih menjalani pengobatan jalan. Petugas puskesmas terus memberikan pelayanan sesuai kondisi dan keluhan setiap pasien.
Hermendizal meminta masyarakat memberi perhatian lebih kepada anak-anak dan lanjut usia. Kedua kelompok tersebut lebih rentan mengalami gangguan pernapasan ketika kualitas udara memburuk.
“Kebanyakan yang terserang ISPA kalangan anak-anak dan lansia, mereka memiliki fisik yang lemah,” ujarnya.
Kabut asap juga dapat memperburuk keluhan pada saluran pernapasan. Karena itu, Dinas Kesehatan mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap semakin tebal.
Warga juga perlu memperhatikan kondisi anak-anak dan lansia. Jika muncul keluhan seperti batuk atau sesak napas, keluarga sebaiknya segera mengambil langkah untuk mendapat pemeriksaan medis.
“Kita meminta warga menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah. Masker dapat membantu mengurangi paparan asap dan partikel yang masuk melalui saluran pernapasan,”katanya.











Komentar