Kualitas Udara Belum Membaik, PJJ Siswa di Muaro Jambi Diperpanjang sampai 14 Oktober

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI– Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Rabu, 14 Oktober 2026.

Kebijakan ini berlaku mulai Senin, 12 Oktober 2026, dan mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi, Kasyful Iman membenarkan bahwa pelaksanaan PJJ kembali diperpanjang selama tiga hari.

Baca Juga :  Krisis Air Bersih Meluas, 8.000 KK di 30 Desa Muaro Jambi Mengering

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Muaro Jambi, kebijakan ini menjadi langkah pemerintah daerah untuk menyesuaikan kegiatan pendidikan dengan situasi yang berkembang.

Namun, pembelajaran jarak jauh juga menuntut kesiapan sekolah, guru, orang tua, dan siswa agar proses belajar tetap berjalan efektif meski tidak berlangsung secara tatap muka.

Baca Juga :  30 Hektare Lahan di Sungai Aur Terbakar, Kepulan Asap disebut Menjalar dari Tanjabtim

“Sekolah diharapkan memastikan materi pembelajaran tetap tersampaikan dan peserta didik tetap memperoleh pendampingan selama kebijakan tersebut diterapkan,”tegasnya.

Kabut asap yang belum juga hilang kini bukan sekadar mengganggu jarak pandang, tetapi juga memaksa aktivitas pendidikan kembali menyesuaikan diri dengan keadaan.

Pemerintah daerah dan satuan pendidikan diharapkan terus memantau perkembangan situasi agar keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas tanpa mengabaikan keberlangsungan proses belajar.

Berita Terkait

17 Kasus di Muaro Jambi dibidik KPK, Ada Apa?
Karhutla Muaro Jambi Meluas Hingga 626 Hektare
Krisis Air Bersih Meluas, 8.000 KK di 30 Desa Muaro Jambi Mengering
Asap Mengancam Kesehatan, Pemkab Muaro Jambi Ambil Langkah WFH Bagi ASN Hamil
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Waspada! Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk, Ini Imbauan untuk Masyarakat
Jaga Ringan Langkah Jemaah Saat Kemarau, Ade Erlanda Bersama Keluarga Inisiasi Bantuan Air Bersih untuk Rumah Ibadah
Tabrakan Sigra dan Truk Sawit, Jalur Lintas Timur Sekernan Macet
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:43 WIB

17 Kasus di Muaro Jambi dibidik KPK, Ada Apa?

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kualitas Udara Belum Membaik, PJJ Siswa di Muaro Jambi Diperpanjang sampai 14 Oktober

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Karhutla Muaro Jambi Meluas Hingga 626 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Krisis Air Bersih Meluas, 8.000 KK di 30 Desa Muaro Jambi Mengering

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Asap Mengancam Kesehatan, Pemkab Muaro Jambi Ambil Langkah WFH Bagi ASN Hamil

Berita Terbaru

Hukrim

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tegaskan Hal ini!

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:50 WIB

Muaro Jambi

17 Kasus di Muaro Jambi dibidik KPK, Ada Apa?

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:43 WIB