Darurat Asap: Udara Jambi Kembali Berbahaya, ISPU di Tebo Menyentuh 739

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI– Kualitas udara di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi kembali mengkhawatirkan. Data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari ISPUNet pada Jumat (16/10/2026) pukul 08.00 WIB menunjukkan, beberapa daerah berada dalam kategori berbahaya dengan tingkat pencemaran udara yang sangat tinggi.

Kabupaten Tebo mencatat angka ISPU tertinggi, yakni 739 dengan parameter pencemar PM10. Sementara itu, kualitas udara di Stasiun Pemantauan Jambi Paal Lima, Kota Jambi juga berada dalam kategori berbahaya dengan angka ISPU mencapai 417, didominasi partikel halus PM2.5.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena paparan polusi udara dengan konsentrasi tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan dan jantung.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Kekeringan, 1,345 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Kota Jambi

Berdasarkan data ISPUNet, selain Kota Jambi dan Kabupaten Tebo, pencemaran udara kategori berbahaya juga terpantau di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, tepatnya di wilayah Muara Sabak. Angka ISPU di daerah tersebut mencapai 324 dengan parameter pencemar utama PM2.5. Berbeda dengan ketiga wilayah tersebut, Kabupaten Muaro Jambi tercatat memiliki kualitas udara dalam kategori baik dengan nilai ISPU 5. Parameter yang teridentifikasi pada stasiun pemantauan di wilayah itu adalah ozon (O3). Data pemantauan di Stasiun Jambi Paal Lima menunjukkan, partikel halus PM2.5 menjadi parameter pencemar paling mengkhawatirkan dengan angka 417, masuk kategori berbahaya. Sementara itu, parameter PM10 tercatat sebesar 278 atau berada pada kategori sangat tidak sehat. Adapun karbon monoksida (CO) berada di angka 60 dengan kategori sedang.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Gudang Kopra di Talang Bakung

Parameter sulfur dioksida (SO2) tercatat 44, ozon (O3) sebesar 16, nitrogen dioksida (NO2) sebesar 10, serta hidrokarbon (HC) sebesar 1. Parameter-parameter tersebut dilaporkan berada dalam kategori baik berdasarkan data yang dihimpun. Pada waktu pemantauan, kondisi cuaca di Stasiun Jambi Paal Lima menunjukkan kelembapan udara 86,21 persen, tekanan udara 1.011 mBar, dan suhu 27 derajat Celsius. Tingginya angka PM2.5 perlu menjadi perhatian karena partikel berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga mencapai paru-paru. Paparan polusi dalam konsentrasi tinggi berpotensi memperburuk kondisi kesehatan, khususnya pada orang yang memiliki gangguan pernapasan.

Berita Terkait

Serahkan KTP untuk Suku Anak Dalam Jambi, Menteri Pigai Tegaskan Komitmen Pemenuhan HAM
Irjen Pol. Widodo Resmi Bertugas, Tradisi Pedang Pora dan Sambutan Adat Melayu Iringi Langkah Awal di Mapolda Jambi
Lansia ‘Termuda’ Calon Jamaah Haji Jambi untuk Kuota Prioritas Berusia 83 Tahun, Ini Penjelasannya
Kawal Ketahanan Energi, Kejati Jambi Gelar Seminar Nasional Penegakan Hukum Migas
Al Haris Minta Regulasi Migas Direvisi: Ingin Daerah Dapat Manfaat Optimal
Pemkot Jambi Kantongi Rp1,627 Miliar dari Hasil Lelang Kendaraan Dinas
Jambi Memasuki Musim Hujan Akhir Oktober 2026, Ini Prediksi BMKG
Gubernur: IGD RSUD Raden Mattaher Tingkatkan Jam Pelayanan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Darurat Asap: Udara Jambi Kembali Berbahaya, ISPU di Tebo Menyentuh 739

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Irjen Pol. Widodo Resmi Bertugas, Tradisi Pedang Pora dan Sambutan Adat Melayu Iringi Langkah Awal di Mapolda Jambi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Lansia ‘Termuda’ Calon Jamaah Haji Jambi untuk Kuota Prioritas Berusia 83 Tahun, Ini Penjelasannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Kawal Ketahanan Energi, Kejati Jambi Gelar Seminar Nasional Penegakan Hukum Migas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Al Haris Minta Regulasi Migas Direvisi: Ingin Daerah Dapat Manfaat Optimal

Berita Terbaru

Hukrim

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tegaskan Hal ini!

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:50 WIB

Muaro Jambi

17 Kasus di Muaro Jambi dibidik KPK, Ada Apa?

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:43 WIB