Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2026 menjadi momen refleksi penting untuk memperkokoh persatuan dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun daerah. Tokoh muda Jambi, Ade Erlanda, menegaskan bahwa nilai-nilai mulia Pancasila harus dijadikan landasan utama dalam melangkah dan mengeksekusi berbagai program pembangunan.

Menurut Ade, Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah atas ketangguhan ideologi bangsa dalam menghadapi ancaman kemunduran, melainkan pedoman hidup yang dinamis bagi seluruh elemen masyarakat. Semangat persatuan dan keadilan sosial yang terkandung di dalamnya perlu diwujudkan secara konkret demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Apresiasi Capaian Akademis, Owner ADYA Group Ade Erlanda dan Nur Apriyanti Beri Ucapkan Selamat kepada Bapak Eko Hadi Irawan.

“Pancasila mengajarkan kita tentang pentingnya kebersamaan, keadilan, dan kepedulian sosial, terlebih di tengah kondisi kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan di Jambi. Menjaga kesehatan menjadi sangat penting dan tentu diperlukan kepedulian dari semua sektor bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Ade Erlanda di sela momen Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini.

Menurut pria 40 tahun ini, embangunan daerah yang berkelanjutan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Kualitas Udara Belum Membaik, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ untuk TK/PAUD dan SD Kelas 1–3

Ade menambahkan bahwa di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika sosial saat ini, penguatan ideologi Pancasila di tingkat daerah menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas serta mendorong kemandirian ekonomi daerah.

Ia berharap peringatan tahun 2026 ini mampu mengobarkan kembali jiwa gotong royong masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk aktif berkontribusi memberikan ide, inovasi, serta karya nyata bagi kemajuan Jambi dan Indonesia.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB