Bahaya Kabut Asap Mengintai, Siswa PAUD hingga SMP di Kota Jambi Diliburkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jambi – Pemerintah Kota Jambi akhirnya menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP pada 26-28 Agustus 2026. Langkah ini guna melindungi anak-anak dari bahaya udara yang tidak sehat akibat diselimuti kabut asap.

Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho membenarkan kebijakan tersebut. Ia mengatakan proses belajar tetap berjalan, namun seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring dari rumah.

“Jenjang PAUD, TK, Sekolah Dasar dan SMP dilakukan pembelajaran daring atau online,” kata Saleh, Selasa (25/8/2026) malam.

Baca Juga :  ISPU di Muaro Jambi Memburuk, Warga Diminta Waspada

Ditegaskannya bahwa kebijakan PJJ bukan berarti siswa diliburkan. Para siswa tetap memiliki kewajiban mengikuti proses pembelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan sekolah.

“Kita terapkan PJJ, bukan libur,”tegasnya.

Di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Kota Jambi, Pemkot juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak selama PJJ.

Anak-anak diimbau tetap berada di dalam rumah dan tidak bermain di luar ruangan, kecuali untuk keperluan yang mendesak.

Baca Juga :  Mengiringi Kepergian Alm. Ir. Jumaedi Emon dengan Doa dan Duka Mendalam Keluarga Besar Ade Erlanda & Nur Apriyanti

Pemkot Jambi akan terus memantau perkembangan kualitas udara. Kondisi tersebut nantinya menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan apakah kebijakan PJJ akan dilanjutkan atau kegiatan pembelajaran tatap muka dapat kembali dilakukan.

Dengan kabut asap yang belum sepenuhnya mereda, masyarakat diminta tidak menganggap kondisi tersebut sebagai persoalan sepele. Perlindungan terhadap anak dan kelompok rentan menjadi prioritas selama kualitas udara Kota Jambi masih memburuk.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB