Gubernur Al Haris Dampingi Menhut Raja Juli, Tinjau Konservasi Gajah dan Hutan Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 22:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni meninjau sejumlah lokasi konservasi gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Kabupaten Tebo dan Bungo, Senin (28/9/2026).

Kunjungan diawali dengan peninjauan kawasan konservasi gajah di Kabupaten Tebo. Di lokasi tersebut, Al Haris dan Raja Juli Antoni melihat langsung upaya perawatan satwa, termasuk penyediaan pakan serta kegiatan edukasi.

Al Haris menilai petugas yang menangani konservasi gajah telah melakukan berbagai upaya dalam merawat satwa tersebut.

“Bukan kami cerita, jadi hari ini saya dan Pak Menteri pertama melihat bagaimana teman-teman di Tebo khususnya di kawasan konservasi gajah. Mereka luar biasa merawat gajah-gajah kita dari mulai nanam rumput untuk makanan gajah, merawatnya dan sebagainya bahkan juga ada edukasi-edukasi di situ,” ujar Al Haris.

Baca Juga :  Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah

Selain melihat pengelolaan konservasi, Menteri Kehutanan juga menyerap aspirasi masyarakat terkait konflik gajah. Warga menyampaikan keluhan mengenai populasi gajah yang terus bertambah dan mulai mengganggu lahan masyarakat.

Dari Tebo, rombongan kemudian meninjau kawasan hutan lindung yang dikelola sebagai hutan desa di wilayah Kabupaten Bungo.

Dalam kunjungan tersebut, Al Haris menyebut masyarakat turut berperan menjaga kawasan hutan dan sungai melalui tradisi Lubuk Larangan.

“Pak Menteri tadi melihat bagaimana warga masyarakat menjaga hutan, menjaga sungai Lubuk Larangan sehingga ini contoh luar biasa. Ke depan kami akan mengajukan desa-desa yang rawan untuk dijadikan hutan desa,”katanya.

Dalam kunjungan tersebut, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak juga menjadi perhatian.

Baca Juga :  BMKG: Kondisi Cuaca usai Hujan Mengguyur Jambi, Benarkah Musim Kemarau Segera Berakhir?

Menhut Raja Juli Antoni mengatakan tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penyekatan api dan operasi water bombing.

“Tim sudah ke sana, sudah mulai menyekat api, WB juga jalan terus, sudah mulai proses pendinginan,” ujarnya.

Raja Juli mengakui penanganan karhutla di kawasan Berbak menghadapi kendala karena karakteristik lahan gambut dan luasnya kawasan.

Menurutnya, api yang telah dipadamkan masih berpotensi kembali muncul sehingga proses pendinginan dan penanganan harus terus dilakukan.

“Ini lahan gambut ya, bisa saja nanti padam apinya besok muncul lagi. Kesulitannya memang luar biasa luas belantaranya, sehingga kemarin ketika tim ingin masukkan alat ke sana tidak bisa, maka kita coba atur jalur sungai,” kata Raja Juli Antoni.

 

 

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB