Presiden Prabowo Bantu 25 Ribu Masker untuk Warga Jambi Terdampak Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 15:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi – Kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Korem 042/Gapu.

Bertempat di Kantor Posko Penanggulangan Bencana Karhutla Makorem 042/Gapu, Jumat (18/9/2026), Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., menyalurkan 25.000 masker N98 bantuan Presiden Republik Indonesia kepada sejumlah instansi di Provinsi Jambi.

Bantuan tersebut terdiri dari 25 dus, dengan masing-masing dus berisi 50 boks, dan setiap boks berisi 20 masker, sehingga total mencapai 25.000 masker.

Masker tersebut diperuntukkan sebagai perlindungan tambahan bagi masyarakat dari paparan partikel halus yang terkandung dalam kabut asap Karhutla, termasuk partikulat PM2.5 dan debu mikroskopis.

Penyaluran dilakukan kepada sejumlah instansi untuk selanjutnya didistribusikan kepada personel di lapangan, siswa-siswi, tenaga pendidik, serta masyarakat yang membutuhkan.

Adapun instansi penerima bantuan masker tersebut meliputi Kodim 0415/Jambi, BPBD Provinsi Jambi, Kantor Basarnas, Dinas Sosial Provinsi Jambi, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Rumah Sakit Dr. Bratanata Jambi, Manggala Agni, SMAN 1 Kota Jambi, SMKN 1 Kota Jambi, SMA Adhyaksa Kota Jambi, serta Asosiasi Pedagang Kaki Lima Jambi.

Baca Juga :  Gubernur Bersama Danrem dan Kapolda Turun Padamkan Karhutla di Tanjab Timur

Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meminimalkan dampak kesehatan akibat kabut asap, khususnya bagi masyarakat yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi udara di Jambi dalam beberapa hari terakhir memang menjadi perhatian. Pemerintah Kota Jambi sebelumnya juga mengambil langkah perlindungan terhadap peserta didik menyusul kualitas udara yang masuk kategori sangat tidak sehat.

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengatakan masker ini merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada instansi-instansi di Provinsi Jambi untuk selanjutnya diberikan kepada personel, anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan.

“Kita ingin memastikan bahwa di tengah situasi Karhutla dan kabut asap seperti saat ini, perlindungan terhadap masyarakat juga menjadi perhatian. Karena itu, selain terus melakukan pemadaman, pendinginan dan penanggulangan Karhutla di lapangan, kita juga memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari dampak asap,”katanya.

Baca Juga :  Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak

Jumlah yang disalurkan sebanyak 25 ribu masker N98. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama oleh masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, termasuk petugas di lapangan dan anak-anak sekolah.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menggunakan masker dengan benar, serta mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara,”katanya.

Danrem menegaskan, penanganan Karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap langkah penanggulangan bencana.

“Kita ingin api padam, asap berkurang, dan masyarakat tetap terlindungi. Ini adalah kerja bersama. TNI, Polri, pemerintah daerah, seluruh instansi dan masyarakat harus bersinergi menghadapi Karhutla,” tegas Danrem.

Dengan penyaluran bantuan masker tersebut, Korem 042/Gapu berharap perlindungan masyarakat dapat semakin diperkuat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi dampak kabut asap Karhutla di Provinsi Jambi.

Berita Terkait

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II
Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar
Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak
Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026
Sungai Batanghari Keruh Ekstrem, Pertama Sepanjang Sejarah Operasional PDAM. 38 Ribu Pelanggan Terdampak
Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya
Menguji Kesaktian Pancasila di Era Digital
Ade Erlanda Refleksikan Hari Kesaktian Pancasila: Kebersamaan dan Keadilan Kunci Pembangunan Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Suara Pelosok Negeri Yakesma Jambi: Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya di Rantau Rasau II

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Pasokan Minim Akibat Kemarau, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Melonjak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Melestarikan Warisan Nusantara: Pesan dan Salam Hangat Ade Erlanda dan Istri di Hari Batik 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kamis ini Udara untuk Muaro Jambi dan Kota Jambi Kategori Berbahaya

Berita Terbaru

Dari Redaksi

Ini Pengganti Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:28 WIB