TANJAB TIMUR – Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Jambi kembali menghadirkan aksi pengabdian masyarakat melalui program “Suara Pelosok Negeri” di Desa Rantau Rasau II, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Jumat (24/7/2026).
Mengusung tema “Pemuda Berkarya, Masyarakat Berdaya”, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 22.00 ini menyasar 96 warga dan 53 anak-anak melalui rangkaian layanan kesehatan, bantuan sosial, edukasi, kegiatan keagamaan, serta aktivitas pengembangan anak.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Yakesma Jambi dalam merespons kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam kerja-kerja sosial. Pelaksanaannya melibatkan pemuda dan mahasiswa serta bermitra dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang mendisposisikan pelayanan kesehatan melalui Puskesmas Rantau Rasau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 46 warga dan perangkat desa yang hadir. Pemeriksaan tersebut disertai edukasi mengenai penyakit tidak menular bersama relawan dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rantau Rasau.
Pelayanan kesehatan kemudian dilanjutkan setelah kegiatan yasinan rutin pekanan yang dihadiri 50 ibu-ibu di Masjid At-Taqwa, Desa Rantau Rasau II. Kehadiran layanan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses edukasi dan pemeriksaan kesehatan kepada warga.
Selain layanan kesehatan, Yakesma Jambi juga menyalurkan paket sembako dan bibit pohon produktif kepada 30 warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendorong kebermanfaatan yang dapat terus tumbuh di lingkungan masyarakat.
Keceriaan juga hadir melalui kegiatan “Rantau Rasau Ceria dan Bermain” yang dilaksanakan di TPQ Ibu Sriatun. Sebanyak 44 anak mengikuti berbagai permainan dan kegiatan edukatif yang dirancang untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan.
Pada kesempatan tersebut, Yakesma Jambi turut menyerahkan 20 mushaf Al-Qur’an dan 20 buku Iqra kepada TPQ Ibu Sriatun dan musala terdekat.
Sementara itu, rangkaian kegiatan ditutup pada malam hari melalui “Bincang Budaya Lokal” yang menghadirkan Bapak Sarwo, seorang pegiat budaya lokal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Rantau Rasau II tersebut menjadi ruang untuk mengenalkan sekaligus mendiskusikan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda.
Kepala Desa Rantau Rasau II, A. Wahyudin Hidayat mengapresiasi dan terima kasih kepada Yakesma Jambi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa, khususnya yang melibatkan generasi muda, dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat. Ia juga berharap semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk mengikuti langkah para relawan Yakesma yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu.
Ketua Pelaksana “Suara Pelosok Negeri”, Ridho Agung Prayogi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program pengabdian masyarakat yang diinisiasi Yakesma Jambi dengan fokus pada empat bidang utama, yaitu pendidikan dan kebudayaan, sosial kemanusiaan, kesehatan, serta dakwah.
Menurut Ridho, pengabdian kepada masyarakat juga merupakan bagian dari tanggung jawab kaum terpelajar.
“Selama biaya pendidikan masih disubsidi oleh pajak rakyat, selama itu pula siapapun yang pernah atau sedang menempuh pendidikan berutang kepada rakyat. Sebagaimana utang yang harus dibayar, kegiatan ini adalah salah satu bentuk kita membayar utang itu kepada rakyat,”kata Ridho
Ia menambahkan, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari kenakalan remaja, pengaruh media digital, hingga menurunnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar, masih banyak pemuda yang memilih untuk hadir dan berbuat.
“Mereka memilih mengabdi dan melakukan kerja-kerja konkret untuk perbaikan,”ujarnya.
Bagi warga Desa Rantau Rasau II, kehadiran para relawan menjadi pengalaman yang memberikan manfaat secara langsung. Layanan kesehatan, bantuan sosial, kegiatan anak, edukasi, hingga ruang dialog budaya menjadi bagian dari satu rangkaian pengabdian yang mempertemukan energi anak muda dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui “Suara Pelosok Negeri”, Yakesma Jambi menegaskan bahwa pengabdian bukan sekadar hadir untuk memberikan bantuan, tetapi juga membangun ruang kolaborasi agar masyarakat dan generasi muda dapat sama-sama tumbuh dan berdaya.











Komentar