Muaro Jambi Dikepung Asap, 23 Rumah Oksigen Gratis Disiagakan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI– Di tengah memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyiapkan 23 rumah oksigen gratis yang tersebar di seluruh Puskesmas untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan.

Langkah ini menjadi respons pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kabut asap, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (Lansia), serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Aang Hambali mengatakan penyediaan rumah oksigen tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan di tengah ancaman kabut asap.

“Di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla ini, Bupati ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan. Karena itu, rumah oksigen kami hadirkan di 23 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Muaro Jambi,” kata Aang, Senin (19/10/2026).

Baca Juga :  Kualitas Udara Belum Membaik, PJJ Siswa di Muaro Jambi Diperpanjang sampai 14 Oktober

Menurut Aang, seluruh layanan rumah oksigen tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Warga yang membutuhkan bantuan oksigen dapat mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi medis.

“Layanan rumah oksigen ini gratis. Kami berharap keberadaannya benar-benar bisa membantu masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan pernapasan akibat kondisi udara yang kurang baik,”ujarnya.

Kabut asap akibat karhutla bukan sekadar mengganggu jarak pandang. Paparan asap juga berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari iritasi mata dan tenggorokan, batuk, hingga gangguan pernapasan yang dapat membahayakan kelompok rentan. Karena itu, keberadaan 23 rumah oksigen di puskesmas diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh pertolongan medis tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Aang menegaskan, puskesmas menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan ketika kondisi lingkungan berpotensi mengancam kesehatan warga.

Baca Juga :  Residivis Kambuhan Dibekuk Kasus Curat di Jelutung

Namun, masyarakat juga diminta tidak menunggu hingga kondisi kesehatan memburuk untuk mencari pertolongan. Kewaspadaan dan langkah pencegahan dinilai penting selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Muaro Jambi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap sedang pekat,”ujarnya mengimbau.

Selain mengurangi aktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau menjaga kondisi tubuh dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap.

Penyediaan 23 rumah oksigen gratis ini diharapkan menjadi penopang pelayanan kesehatan masyarakat selama kabut asap masih mengancam. Di sisi lain upaya perlindungan kesehatan perlu diiringi pencegahan karhutla secara berkelanjutan agar masyarakat tidak terus-menerus menanggung dampak buruk kebakaran hutan dan lahan.

Berita Terkait

Karhutla di Muaro Jambi Mengkhawatirkan, 635 Hektar Terbakar, Lahan Gambut Terdampak
17 Kasus di Muaro Jambi dibidik KPK, Ada Apa?
Kualitas Udara Belum Membaik, PJJ Siswa di Muaro Jambi Diperpanjang sampai 14 Oktober
Karhutla Muaro Jambi Meluas Hingga 626 Hektare
Krisis Air Bersih Meluas, 8.000 KK di 30 Desa Muaro Jambi Mengering
Asap Mengancam Kesehatan, Pemkab Muaro Jambi Ambil Langkah WFH Bagi ASN Hamil
Karhutla di Kumpeh Ulu, 10 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Ratusan Titik Api Masih Mengancam Jambi, TMC Disiapkan 1-4 Oktober
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Karhutla di Muaro Jambi Mengkhawatirkan, 635 Hektar Terbakar, Lahan Gambut Terdampak

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:15 WIB

Muaro Jambi Dikepung Asap, 23 Rumah Oksigen Gratis Disiagakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:43 WIB

17 Kasus di Muaro Jambi dibidik KPK, Ada Apa?

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Kualitas Udara Belum Membaik, PJJ Siswa di Muaro Jambi Diperpanjang sampai 14 Oktober

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Karhutla Muaro Jambi Meluas Hingga 626 Hektare

Berita Terbaru